Pamekasan (Juruwarta/Pamekasan) - Sekitar Rp10 triliun lebih dana yang disediakan pemerintah untuk modal usaha ternak sapi tidak terserap. Ini terjadi karena tidak ada agunan.
Itu dikatakan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat menghadiri acara Safari Ramadhan di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (20/7). Dana sebesar Rp10 triliun lebih yang tidak terserap itu dititipkan ke bank untuk program kredit usaha pengembangan ternak sapi.
Oleh pemerintah, kata dia, pihak bank diharuskan memberi kredit pada peternak sapi. Namun, karena rata-rata peternak sapi tidak memiliki agunan, kredit dalam jumlah banyak yang telah dialokasikan pemerintah itu tidak ada yang terserap.
Padahal, sambung dia, dana itu sebenarnya bisa dioptimalkan untuk meningkatkan produksi ternak sapi. Dengan begitu, swasembada daging bisa terpenuhi sesuai dengan program pemerintah.
"Kami masih berupaya agar dana ini bisa terserap karena bunganya sangat kecil. Tujuannya memang untuk membantu para peternak sapi dalam mengembangkan usaha peternakan," tuturnya. (Ant)
Laporan wartawan ANTARA Abd Aziz yang dikutip metrotvnews.com pada halaman (http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/07/20/2/169706/Rp10-Triliun-untuk-Peternak-Sapi-tidak-Terserap)
Itu dikatakan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat menghadiri acara Safari Ramadhan di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (20/7). Dana sebesar Rp10 triliun lebih yang tidak terserap itu dititipkan ke bank untuk program kredit usaha pengembangan ternak sapi.
Oleh pemerintah, kata dia, pihak bank diharuskan memberi kredit pada peternak sapi. Namun, karena rata-rata peternak sapi tidak memiliki agunan, kredit dalam jumlah banyak yang telah dialokasikan pemerintah itu tidak ada yang terserap.
Padahal, sambung dia, dana itu sebenarnya bisa dioptimalkan untuk meningkatkan produksi ternak sapi. Dengan begitu, swasembada daging bisa terpenuhi sesuai dengan program pemerintah.
"Kami masih berupaya agar dana ini bisa terserap karena bunganya sangat kecil. Tujuannya memang untuk membantu para peternak sapi dalam mengembangkan usaha peternakan," tuturnya. (Ant)
Laporan wartawan ANTARA Abd Aziz yang dikutip metrotvnews.com pada halaman (http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/07/20/2/169706/Rp10-Triliun-untuk-Peternak-Sapi-tidak-Terserap)
